Tuesday, July 5, 2016

Seleksi Beasiswa Unggulan Kemdikbud : Pendaftaran dan Contoh Proposal Pengajuan

Hai! Ketemu lagi dengan postingan yang tentang beasiswa (lagi), hehe. Sengaja karena rencananya ke depan blog ini diisi dengan hal-hal yang manfaat secara ‘fisik’ *halah. Maksudnya adalah berkisar S2 dan Beasiswa, untuk membedakan dengan tumblr dan akun lain yang isinya curhatan yang insya Allah manfaatnya secara batin #abaikan.

Prolognya, sejak aku gagal di LPDP Batch 1 (ceritanya bisa dicek disini), aku mulai punya list beasiswa yang mau aku daftar. Pertama nyoba LPDP lagi, trus dapet info Beasiswa Unggulan aku langsung daftar juga, trus udah siap siap kalo dua duanya gagal mau Tanoto Foundation eh ternyata dia gak kerjasama sama Unair ya udah skip, trus Bakrie Graduate Fellowship (BGF) tapi beasiswa ini on-going jadi paling nggak harus uda kuliah dan punya IPK S2 dulu, trus kalo ga ketrima juga mau BPP MoRA Scholarship dari Kementrian Agama RI, truus masi nyari nyari lagi haha. Sampe desktop laptopku pun berantakan karena sticky notes :”

HAHAHA :"
Nah, di post ini kita bakal cerita tentang Beasiswa Unggulan Kemendikbud RI (official websitenya kunjungi disini). Ohya, sebelum kita bahas lebih jauh, aku ingetin dulu kalau yang kita bahas ini beda dengan Beasiswa Unggulan Kemenristekdikti (dulunya disebut BU-Dikti, sekarang BUDI) sebab BU Dikti ini khusus untuk Dosen ber-NIDN di bawah naungan Dikti.

Apa sih Beasiswa Unggulan Kemendikbud RI itu?

Beasiswa yang mempunya tagline “Meraih Insan Cerdas dan Kompetitif” ini diselenggarakan oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Setau saya beasiswa ini sudah cukup lama karena ada temen S1 dulu yang dapet beasiswa ini. Beasiswa ini juga bisa untuk S1, S2 dan S3, baik mahasiswa baru maupun on-going, Dalam Negeri dan Luar Negeri.

Siapa aja yang bisa daftar beasiswa ini?

Ada 3 kategori : Pegawai Kemendikbud, Mahasiswa Asing dan Masyarakat Berprestasi. Berhubung aku bukan pegawai kemendikbud, bukan juga mahasiswa asing, jadi aku milihnya masyarakat berprestasi, amin (?) Oiya, di luar 3 kategori itu juga ada beasiswa Beasiswa Bantuan Riset, Workshop, Pelatihan dan Pagelaran.

Kemarin bisa daftar karena punya prestasi apa?

Prestasi juara makan kerupuk se-pondok putri al Urwatul Wutsqo. Ngga ding haha yang bener juara panjat pinang se-Bulurejo, nah yang ini makin mustahil. Haha. Versi panduannya, prestasi yang dimaksud adalah peraih medali olimpiade Internasional, Juara tingkat nasional, regional, dan internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olah raga , guru berprestasi dalam berbagai bidang, pegawai/karyawan yang berprestasi dan mendapatkan persetujuan dan direkomendasikan oleh atasannya, serta pegiat sosial.

Awalnya cukup bingung juga aku harus masuk kategori yang apa, tapi ya udah daftar aja, laporin piagam atau SK penghargaan yang kita punya, daripada nyesel kalo ga nyoba dulu hehe~

Persyaratannya apa aja?

Bisa dicek di web nya ya, kalau mau download panduannya ada disini. Pertama yang harus dipastikan kalau daftar S2 adalah : usia max. 32 tahun, uda diterima atau sedang kuliah max. semester 3 di prodi terakreditasi A. IPK terakhir (maba) atau IPK sementara (on-going) 3,25 untuk PTN dan 3,50 untuk PTS. Syarat dokumen : KTP, surat penerimaan dari kampus, KHS (on-going), transkrip nilai terakhir, TOEFL ITP minimal 500 atau IELTS 6.0 (lagi lagi kemampuan bahasa inggrsi ya, kan sudah dibilang ini syarat yang sudah umum di dunia per-beasiswa-an hehe), rekomendasi, rencana studi dan tentunya sertifikat prestasi.

Tahap seleksinya apa aja sih?

Pertama, administrasi. Tahap administrasi lengkapi apa adanya, upload sana sini, perhatikan format file yang diminta dan ukuran maksimal yang diterima sistem. Pengalamanku kemarin, banyak file bisa diterima sistem maksimal hanya 256 kB, cukup kecil sih cuma seprempat MB sedangkan hasil scan biasanya di atas 5 MB jadi harus rajin rajin pake resizer, bisa pake microsoft office picture manager atau lebih enaknya online. Pastikan juga filenya nggak pecah biar ga blur.

Nah, syarat administrasi kan gitu gitu aja, gimana caranya biar bisa ketrima di administrasi. Kuncinya ada di : PROPOSAL. Sebab disini nggak ada essay atau daftar riwayat hidup lengkap yang sekiranya mencerminkan keunggulan dan alasan kenapa kita pantes buat dapet beasiswa ini, maka harus pinter pinter bikin proposal yang menarik, mantab dan tentunya meyakinkan. Spesialnya, di post ini bakal aku share proposalku kemarin, check di akhir postingan ini ya. Hehe. (Meski proposalku jauh dari kata bagus juga, haha :") *ngomong emang gampang* wkwk

Kedua, verifikasi dan wawancara. Menurut info yang aku dapet dari salah satu penerima beasiswa ini di UI (kita dulu email-an sih, masnya baik banget mau bagi info kalau aku tanya tanya tentang BU hehe), wawancara dilakukan untuk mencocokkan formulir dan berkas online kita dengan aslinya, sayangnya disini aku ngga bisa bantu banyak untuk tips wawancara karena dalam waktu dekat bakalan mengajukan pengunduran diri dari beasiswa ini karena udah dapet pengumuman beasiswa lain lebih dulu jarak 20 hari dari pengumuman beasiswa ini. Hehehe. Cukup sayang untuk dilepas, tapi yeaah life is choice, gengs~

Hard to say good bye :"
Ohya, BU-Kemendikbud juga punya bidang kajian prioritas, utamanya adalah pendidikan dan budaya (secara ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan). Anyway, kedokteran dan kesehatan ngga masuk 15 daftar prioritasnya, tapi jangan takut, di poin 16 ada keterangan ‘serta bidang lain yang menjadi prioritas nasional’, jadi aku pede aja daftar hehe, kesehatan kan prioritas nasional ^^

Timeline beasiswa ini dibuka 2x setiap tahunnya, kalau ga salah di 2016 di Juni dan September. Mekanisme tahun 2016 ini sedikit berbeda seperti sebelumnya, sepertinya banyak perombakan dan sistem pendaftarannya mulai berproses full paperless alias online semuanya, meski terkadang webnya masih sering trouble, tapi ini kan baru pertama so menurutku it’s kece enough J

Eh, kalau ada pertanyaan yang masih bergejolak dalam fikiran, coba dicek ke Frequently Asked Questions (FAQ) nya disini. Nah, di halaman ini dijelaskan kalau proposal dan rekomendasi tidak ada format bakunya, kalau temen temen cukup nge-blank dengan apa yang harus dipaparkan di proposal bisa download milikku disini. Sebagai penguat cantumkan juga rencana tesis seperti yang kita kirimkan ke kampus waktu proses daftar S2 (yang ini ngga aku upload hehe), semoga membantu ya! J

Nah, sekian dulu ceritanya. Semoga tulisan ini sedikit ada manfaatnya ya, hehehe.

Sukses untuk kita semua ^O^
 

Write Your Memories Template by Ipietoon Cute Blog Design